Beranda Berita Pilihan Berbelit-Belit, Suryadharma Ali Dituntut 11 Tahun Penjara

Berbelit-Belit, Suryadharma Ali Dituntut 11 Tahun Penjara

342
0

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dituntut hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsidair enam bulan oleh Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Tipikor, dalam sidang hari ini, Rabu (23 Desember 2015).

Jaksa KPK Mochammad Wiraksajaya juga meminta majelis hakim mewajibkan politikus PPP ini membayar kerugian keuangan negara sebesar Rp2,23 miliar.

Jika dalam jangka waktu satu bulan setelah putusan pengadilan terdakwa tidak membayar uar pengganti, maka harta bendanya disita untuk menutupi uang pengganti.

Majelis hakim yang diketuai oleh Aswijon juga diminta jaksa agar mencabut hak politik Suryadharma Ali.

Jaksa menilai dia terbukti bersalah melakukan korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang (UU) No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Jaksa mengajukan tuntutan hukum berat karena menilai beberapa perbuatan Suryadharma memberatkan selama persidangan berlangsung.

“Terdakwa memberikan keterangan berbelit-belit dalam persidangan dan tidak mengakui serta tidak menyesali perbuatannya. Terdakwa selaku Menteri Agama seharusnya lebih menjunjung tinggi nilai-nilai agama seperti keadilan dan kejujuran,” kata jaksa.

Suryadharma dituduh melakukan beberapa tindak pidana, antara lain menunjuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) periode 2010-2013 sekaligus pendamping Amirul Hajj (pemimpin rombongan haji) yang tidak kompeten sehingga merugikan keuangan negara hingga Rp13,3 miliar.

Suryadharma juga memerintahkan agar orang-orang dekatnya, termasuk istrinya Wardatul Asriya serta anak, menantu, ajudan, pegawai pribadi, sopir terdakwa, sopir istri terdakwa, dan pendukung istrinya dalam pemilihan anggota DPR 2014 bisa beribadah haji secara gratis sebagai petugas PPIH.

Ia juga menunjuk tujuh orang sebagai pendamping amirul hajj yang mendapat gaji seluruhnya Rp345,27 juta dengan Rp56,378 juta diperoleh istri terdakwa Wardatul Asriah. R3