Beranda Budaya Mengencani Gadis India (10) : Reekha Diperkosa Lelaki Asing

    Mengencani Gadis India (10) : Reekha Diperkosa Lelaki Asing

    327
    0

    Kendati kegadisannya sudah terenggut, Reekha tak menyesali. Ia menikmati malam pertama itu sebagai keindahan. Ia bisa bercinta dengan leluasa. Memadu kasih tanpa dibayangi ketakutan-ketakutan.

    Ia merasa bebas. Melakukan apa saja tanpa ada yang menegur. Apalagi lelaki itu juga memanjakannya. Selalu memberi apa yang ia minta. Dan memberinya pengalaman baru, menikmati tempat-tempat hiburan sebagai simbol kemajuan.

    Suatu malam, Reekha dan Sanjith sedang bermesraan di kamar. Lelaki ini membawa minuman keras. Reekha disuruh mencicipi. Alasannya, sebagai calon aktris, ia harus tampil prima. Jika kebebasan untuk bercinta sudah dijalankannya, kini yang harus dipelajari adalah ketahanan diri. Kuat meneguk minuman keras. Maklum, di India, tiap pesta yang digelar biasanya juga disertai hidangan minuman beralkohol.

    Reekha pun menurut. Gadis ini tak merasa terbebani. Mereka pun berkencan. Menanggalkan baju masing-masing, bercengkerama, saling membangkitkan gairah sembari meneguk minuman yang memabukkan itu.

    Kendati Reekha kerap terbatuk-batuk, tetapi ia menikmati pelajaran yang menyenangkan ini. Teguk demi teguk minuman membasahi tenggorokannya, dan Reekha merasa tubuhnya gontai, dan matanya sulit untuk dibuka.

    Saat itulah seorang lelaki gemuk berewokan masuk kamar. Ia berbicara sebentar dengan Sanjith. Setelah itu Sanjith berpakaian dan keluar ruangan bersama. Namun tak lama kemudian lelaki teman Sanjith itu kembali. Ia sendirian. Menutup pintu. Mengunci kamar, dan mulai melepas pakaian yang dikenakan.

    Reekha kendati mabuk berat, tetapi ia masih mampu melihat itu. Ia berusaha untuk berteriak, tetapi suaranya sulit keluar dari mulut. Ia berusaha menutupi tubuhnya yang telanjang, ketika pria itu mendekat. Ia berusaha beranjak bangun dari tempat tidur dan kabur. Namun itu hanyalah angan-angan. Sebab tenaganya seperti terkuras habis.

    Tubuh Reekha limbung dan jatuh di lantai. Lelaki itu menindihnya. Ia menggerayangi seluruh tubuh gadis ini. Mengecup dan menciumi seraya memegangi tangan gadis ini yang terus meronta.

    Tatkala lelaki itu sudah diamuk nafsu dan menginginkan penetrasi, ia pun berusaha untuk membuka kaki Reekha yang terkunci rapat. Untung tenaganya tak besar. Reekha mampu mempertahankan kesuciannya. Selamatkah Reekha?

    Merasa belum bisa menikmati tubuh gadis ini, lelaki gemuk itu tak putus asa. Ia ambil sarung bantal-guling. Satu tangan Reekha diikat ke kaki tempat tidur, tangan yang lain diikat ke kaki kursi. Setelah itu, kaki Reekha juga diperlakukan sama. Saat itulah gadis ini harus pasrah. Rela tubuhnya dijamah dan dijadikan pemuas nafsu lelaki yang tak dikenalnya itu.

    Reekha tak tahu berapa kali lelaki itu menodainya. Pertahanan gadis ini hanya mampu menjepit selangkangannya. Setelah lelaki itu mengikat kaki dan tangannya, dan pertahanannya jebol, gadis ini sudah lupa segalanya. Entah tertidur atau pingsan. Ia tak bisa membedakan itu. Yang jelas, alkohol itu telah membuatnya lupa segalanya. (jss/bersambung)