Beranda Wisata Anjungan Indonesia Terfavorit di World Travel Market 2013

Anjungan Indonesia Terfavorit di World Travel Market 2013

2484
0

WTM-Inodnesia

London – Baru-baru ini World Travel Market diselenggarakan di Gedung Excel London, Inggris, pada 4 – 7 November 2013. WTM merupakan pasar wisata internasional yang selalu ramai diikuti berbagai negara. Oleh karenanya, Indonesia turut serta dalam event ini untuk mempromosikan pariwisata ke dunia internasional.

Dalam perhelatan WTM 2013 kali ini anjungan Indonesia menampilkan tema dan bentuk kapal Phinisi. Anjungan ini kemudian menjadi salah satu yang paling disukai diantara booth negara peserta. Penentuan anjungan terfavorit tersebut dilakukan melalui jejaring sosial Twitter. Phinisi sendiri merupakan kapal layar tradisional khas Indonesia dari suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan.

Selain menampilkan anjungan yang menarik dan unik berupa kapal phinisi, anjugan Indonesia juga menampilkan tarian tradisional dan menyediakan kopi khas Indonesia. Putri Pariwisata, Retno Ambar Arum dan Abang dan None Jakarta menjadi pewakil yang menyambut pengunjung dalam anjungan ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu ikut menghadiri World Travel Market 2013 bersama Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Dubes RI untuk Republik Irlandia, Hamzah Thayeb. Dalam kunjungannya tersebut, Mari Elka Pangestu sekalligus yang meresmikan anjungan Indonesia.

World Travel Market tahun ini diikuti lima ribu peserta dari 184 negara dan salah satunya adalah Indonesia. Indonesia sendiri mengirimkan sebanyak 40 industri pariwisata serta empat Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu DKI Jakarta, Batam, Buleleng dan Manado.

Melalui World Travel Market 2013, Indonesia berupaya berpromosi secara efisien, efektif dan produktif demi mendapatkan keuntungan kompetitif dalam bisnis pariwisata internasional. WTM juga memberi manfaat untuk memperluas jaringan, bernegosiasi seputar tawaran sektor pariwisata dan tentunya melakukan bisnis pariwisata. Keikutsertaan ini pula agar Indonesia berperan dan mengikuti perkembangan terbaru di industri pariwisata dunia. (indonesia.travel)