Beranda Politik Belum Ditemukan, Sebelas Penambang Emas Tertimbun Tanah Longsor

    Belum Ditemukan, Sebelas Penambang Emas Tertimbun Tanah Longsor

    182
    0

    Hujan deras mengakibatkan tanah longsor. Penambang emas tanpa izin yang ada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi terlanda itu. Akibat longsor, sebelas warga hilang tertimbun tanah.

    Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, sebelas penambang itu sampai malam ini jasadnya belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian. Kesebelas penambang itu sudah tertimbun tanah sejak Senin 24 Oktober 2016.

    “Sampai saat ini korban belum bisa dievakuasi, Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Merangin, BPBD Provinsi Jambi, Basarnas, TNI, Polri, relawan dan masyarakat terus melakukan upaya dengan melakukan penyedotan air dan lumpur,” ungkap Sutopo, Selasa (25/10).

    Kesebelas penambang itu adalah Tami (45), Yung Tuk (40), Siam (28), Hamzah (55), Catur (30), Jurnal (21), Sito (25), Zulfikar (43), Arman (35), Erwin (45), dan Guntur (35). Haambatan untuk menemukan jasad penambang ini, karena lubang tambang itu amat dalam.
    “Kedalaman lobang PETI mencapai 50 meter dan lokasi cukup jauh dari permukiman. Akses terbatas,” tambahnya.

    Tim SAR gabungan terus berupaya mencari para pekerja yang terjebak. Mereka melakukan penyedotan air dan lumpur yang memenuhi lubang.
    “Pengerahan personil SAR Gabungan yang terdiri dari TNI (Kodim Sarko), Brimob, Polres Merangin, BPBD, Basarnas, masyarakat dan keluarga korban. Kami harus melakukan penyedotan air dan lumpur yang ada dalam lubang.” jss