Beranda Bisnis Daging Industri Digelontorkan ke Masyarakat?

    Daging Industri Digelontorkan ke Masyarakat?

    110
    0
    Daging impor - Foto : www.batamtoday.com

    Demi menyetabilkan harga daging ditinglat masyarakat dialkukanlah impor maka impor daging beku. Namun permasalahannya impor daging yang digelontorkan untuk masyarakat adalah daging yang diperuntukan kalangan industri dan hotel, restoran serta katering (horeka) seperti CL 80 – 95.

    Sesuai Peraturan Menteri Pertanian No 139/2014 tentang Pemasukan Karkas, Daging dan Wilayah Negara RI bahwa daging untuk industri dan horeka dilarang masuk ke pasar tradisional. Sebab hal tersebut dikhawatirkan bisa merusak harga daging yang berasal dari peternak.

    “jadi ini untuk mendukung Operasi Pasar, tidak melanggar karena selama prosesnya menguntungkan petani, pedagang dan menyenangkan masyarakat, tidak apa-apa,” jelas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (17/6).

    Lebih lanjut, menurut Amran, penggelontoran daging industri ke pasar sama hanya seperti meminjam daging. Comtohnya, jika ada daging disimpan menumpuk di rumah, lalu ada tetangga lapar dan ingin daging serta memiliki uang, maka daging tersebut yang disimpan dalam rumah bisa dipinjam dulu untuk kemudian hari segera diganti, bahkan diberi bunga.

    “Cuma pindah merek, sekarang kalau sudah dijual di OP, namanya bukan daging industri lagi,” paparnya.

    Tidak hanya itu, Amran menambahkan, bahwa langkah mengecek ketersediaan daging sapi ini merupakan tindak lanjut dari upaya kerjasama antara Kementerian Pertanianan dengan pengusaha. Melalui kerjasama tersebut diharapkan bisa menyetabilkan harga.

    “Kita mau pastikan komitmen dari pihak pengusaha, menyediakan stok daging untuk menjaga harga dari beberapa tempat yang kami kunjungi, ketersediaan stok sapi itu ada dan akan disalurkan ke pasar,” pungkas Amran. FN