Beranda Berita utama Dana Kampanye Capres Bukan Beban Partai Pendukung

    Dana Kampanye Capres Bukan Beban Partai Pendukung

    14
    0

    Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan dana kampanye pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Unno bukan beban partai pengusung. Dana kampanye ini jadi polemik setelah Sandiaga Uno menyatakan Partai Demokrat, PAN, dan PKS belum memberikan sumbangan dana.

    “Kan bebannya di mereka, beban harus di capres-cawapres, bukan di partai pendukung. Kita mengampanyekan itu dengan cara kita,” kata Ferdinand di Jakarta pada 1 Januari 2019. Hal ini tidak bisa serta merta disamakan dengan Demokrat tak berkontribusi.

    Menurut dia, partai Demokrat punya anggaran sendiri untuk mengampanyekan Prabowo-Sandi. Anggaran tak perlu dilaporkan pada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. “Jadi tidak mutlak pendukung harus membiayai kampanye capres cawapres, tidak seperti itu,” katanya.

    Dukungan parpol tak melulu melalui uang. Terlebih, masing-masing partai harus memikirkan biaya kampanye pemilu legislatif. Demokrat butuh dana untuk mengampanyekan partai. Dan capres-cawapres dipastikan ikut ‘dipromosikan’.

    BPN Prabowo-Sandi melaporkan hasil penerimaan dana kampanye selama September-Desember 2018 Rp54 miliar. Baru Partai Gerindra yang menyumbang dari empat partai koalisi pengusung Prabowo-Sandi.

    Partai Gerindra tercatat menyumbang dana Rp1,3 miliar. Sumbangan itu setara 2,6 persen dari total penerimaan dana kampanye Rp54 miliar.