Beranda Berita utama Dana Kelurahan Diusulkan Karena Dana Desa Dinilai Positif

Dana Kelurahan Diusulkan Karena Dana Desa Dinilai Positif

16
0

Presiden Joko Widodo menggulirkan wacana program dana kelurahan. Anggota Komisi VIII Budiman Sudjatmiko menyatakan dana kelurahan berbeda dengan dana desa. “Karena dana desa ini rekomendasi Undang-undang, tapi besarannya itu adalah eksekutif, Presiden (menentukan). Kalau ini (dana kelurahan) semata-mata adalah keputusan presiden, kebijakan presiden,” kata Budiman di Jakarta pada 24 Oktober 2018.

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan salah satu mekanisme dana kelurahan yakni pembesaran alokasi untuk dana transfer daerah. Ini semata guna mengakomodasi permintaan para wali kota soal dana kelurahan.

Wali kota tidak boleh banyak ikut campur soal alokasi dana kelurahan. Pengalokasian anggaran diserahlan kepada dewan kelurahan. “Dewan kelurahan memutuskan apa yang terbaik. Kalau misalnya rata-rata Rp350 juta itu bisa apa? It’s okay tahun pertama. Toh dulu awalnya dan desa cuma Rp500 juta,” kata dia.

Budiman menjelaskan, program dana kelurahan baru muncul sekarang lantaran pemerintah punya data hasil evaluasi perjalanan dana desa. Ia bilang penyaluran dana desa kini jauh lebih baik dan digunakan untuk membangun infrastruktur. “Nah ini warga kelurahan juga menentukan mau bangun infrastruktur boleh, mau bangun badan usaha kelurahan boleh,” tutur dia.