Beranda Berita utama Delegasi Uni Eropa Kunjungi Perkebunan Sawit PTPN V

    Delegasi Uni Eropa Kunjungi Perkebunan Sawit PTPN V

    67
    0

    Sebanyak 12 orang delegasi Uni Eropa dan kedutaan besar negara anggota Uni Eropa mengunjungi perkebunan kelapa sawit PTPN V di Riau. Kunjungan ini menjadi diplomasi ekonomi menuju pengakuan ISPO di Uni Eropa sebagai bagian dari proyek prioritas nasional 2019 yang dilakukan Direktorat Kerjasama lntrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa (KSIA) Kementerian Luar Negeri Indonesia.

    “Ini untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang sawit dan ISPO,” kata Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V Jatmiko K Santosa dalam keterangan tertulisnya. Kunjungan delegasi Uni Eropa dipimpin oleh Direktur KSIA Amerop Masni Eriza.

    Uni Eropa salah satu pasar ekspor CPO terbesar bagi Indonesia, kedua setelah India. Jumlah ekspor CPO ke benua biru ini mencapai 4,78 juta ton atau sekitar 14,92% dari total ekspor CPO. Begitu pula untuk ekspor produk turunannya, 32,02 juta ton pada 2018.

    PTPN V merupakan BUMN perkebunan yang mengantongi sertifikat minyak sawit berkelanjutan seperti RSPO, ISPO, dan ISCC. Seluruh CPO yang dihasilkan PTPN V dari 12 pabrik telah memeroleh sertifikasi ISPO. Dua PKS di antaranya telah memeroleh sertifikasi ISCC, sertifikasi khusus pasar Eropa.

    Selain melihat langsung budi daya sawit dan fasilitas pengolahan sawit lestari PTPN V, rombongan perwakilan Dubes UE berdialog dengan petani swadaya. “Kami menjadi pionir kebun kelapa sawit di Riau, juga dalam membangun kebun masyarakat. Kami concern untuk tumbuh bersama petani,” kata Jatmiko.

    Riau merupakan daerah dengan perkebunan sawit rakyat terbesar di dunia, dengan proyeksi total produksi 2018 sejumlah 9.822.787 ton yang berasal dari 3 juta hektare lahan sawit di Riau. Dari total luas areal sawit di Riau sekitar 60% atau 1,8 juta hektare dimiliki petani swadaya dan plasma. Sementara 40% perkebunan swasta.