Beranda Berita utama DMSI Dukung Pungutan Ekspor CPO Tetap Nol Persen

    DMSI Dukung Pungutan Ekspor CPO Tetap Nol Persen

    9
    0

    Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) mendukung penerapan pungutan ekspor minyak sawit sebesar nol persen yang diberlakukan pemerintah sekarang. Meski harga minyak sawit sempat naik beberapa waktu lalu, pungutan ekspor dipertahankan di angka nol persen.

    Sekretaris DMSI Bambang Aria Wisena mengatakan nol persen pungutan ekspor CPO adalah langkah tepat. “Sudah sesuai dengan kondisi sekarang dan ini kebijakan yang terbaik untuk kondisi saat ini,” kata Bambang di Jakarta pada 12 Maret 2019.

    Yang harus dijaga sekarang adalah harga TBS (Tandan Buah Segar) sawit agar tidak semakin anjlok. “Tujuannya agar petani tidak rugi,” ujarnya. Turunnya penghasilan petani sawit karena dua hal yakni rendahnya harga serta rendahnya yield sawit per hektar.

    “Rendahnya harga bisa disebabkan turunnya harga CPO dan keterlibatan agen TBS. Kita juga ingin dorong produktivitas sawit per hektar bisa membaik. Kalau produksi per hektar tinggi, meski harga rendah, penghasilan petani masih lebih baik,” kata dia.

    Terkait ekspor sawit, Bambang mengatakan sangat ditentukan situasi perekonomian global. “Kalau kinerja ekspor, terkait situasi perekonomian dunia. Kalau permintaan ekspor turun, ya konsumsi di dalam negeri ditingkatkan,” ungkapnya.

    Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), ekspor minyak sawit dan produk turunannya, biodiesel dan oleochemial pada 2018, naik 8% ketimbang 2017. Angkanya melompat dari 32,18 juta ton menjadi 34,71 juta ton.