Beranda Berita utama Dua Sentimen Positif Dorong Harga CPO Menguat

    Dua Sentimen Positif Dorong Harga CPO Menguat

    24
    0

    Penutupan perdagangan di Bursa Derivatif Malaysia pada 2 April 2019 diwarnai oleh penguatan harga minyak kelapa sawit mentah (CPO). Harga CPO kontrak acuan bulan Juni menguat 1,89% ke posisi MYR 2.153/ton (USD 527,3/ton). Penguatan ini melanjutkan trend sehari sebelumnya di mana harga CPO naik 0,33%.

    Penguatan harga CPO ini didorong oleh peningkatan ekspor minyak sawit Malaysia bulan Maret yang meningkat 22,4% dibanding Februari 2019. Peningkatan ekspor ini mendorong optimisme pasar tentang harga CPO ke depan.

    Berdasarkan data Intertek Testing Service (ITS), peningkatan ekspor berasal dari permintaan dari Timur Tengah, Afrika, dan China yang tumbuh. Analisa ITS ini didukug oleh data resmi MPBO (Malaysian Palm Oil Board) bahwa pada 10 April mendatang harga CPO berpeluang untuk kembali melesat.

    Dengan meningkatnya ekspor, tok minyak sawit di Malaysia kemungkinan besar berkurang yang mendorong keseimbangan fundamental dari sisi pasokan. “Ekspor minyak sawit terlihat bagus, stok minyak sawit berpotensi untuk berkurang,” ujar pelaku pasar seperti dikutip dari lama cnbcinodnesia.com.

    Selain faktor permintaan, penguatan harga CPO ini juga didorong oleh kenaikan harga minyak kedelai sebear 0,7% dalam perdagangan sehari sebelumnya yang ikut mendorong harga CPO ke atas. Ini bisa terjadi karena minyak kedelai merupakan rival minyak sawit di pasar minyak nabati dunia. Alhasil pergerakan harga keduanya akan saling beriringan.