Beranda Berita utama Duterte Mau Ubah Filipina Menjadi Maharlika

Duterte Mau Ubah Filipina Menjadi Maharlika

28
0

Sebagai bekas negara jajahan Spanyol, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte ingin menghilangkan jejak dan relasi penjajahan yang pernah menimpa negaranya. Salah satu caranya mengubah nama Filipina menjadi Maharlika.

Nama Filipina memang kental dengan nuansa penjajahan. Filipina diambil dari nama Raja Spanyol Philip II yang berkuasa tahun 1556 hingga 1598. Usul Duterte sepertinya mengulang gagasan Presiden Filipina terdahulu, Ferdinand Marcos yang juga mengusulkan nama Maharlika yang berarti bangsawan.

“Filipina karena ditemukan oleh Magellan memakai uang dari Raja Philip (II). Itulah mengapa ketika penjelajah yang bodoh datang, dia menamakannya Filipina,” kata Duterte seperti dikutip dari laman SunStar Manila pada 14 Februari 2019.

“Di masa mendatang, mari kita ubah. Sebenarnya, Marcos benar. Dia mau mengubahnya menjadi Republik Maharlika karena itu kata-kata Melayu dan itu berarti ketenangan,” katanya.

Juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, mengatakan Maharlika dipilih untuk merefleksikan identitas Melayu dari warga Filipina. “Mengingat kita adalah Melayu, kita seharusnya memiliki nama yang mengidentifikasikan kita,” katanya.