Beranda Berita utama Ekspor Diprediksi Naik, Harga CPO Mulai Rebound

    Ekspor Diprediksi Naik, Harga CPO Mulai Rebound

    24
    0

    Harga minyak kelapa sawit mentah hari ini mulai rebound setelah mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Harga CPO untuk kontrak pengiriman Agustus 2018 di Bursa Derivatif Malaysia menguat 0,66% menuju MR 2.434 per ton pada 6 Maret 2019 sore ini. Penguatan harga ini karena munculnya harapan kenaikan ekspor Malaysia dan Indonesia

    Dalam penguatan harga CPO ini menjadi kabar positif setelah pelemahan harga di kisaran 1,5% selama dua hari berturut-turut. Pelemahan ini akibat tekanan minyak kedelai yang menurun dalam beberapa hari terakhir.

    Di sisi lain, pengutana harga CPO ini juga terkait dengan harga minyak dunia yang anjlok. Harga sang emas hitam ini turun yang membuat produksi biodiesel menjadi kurang ekonomis. Hal ini lantas menjadi sentimen berkurangnya permintaan CPO sebagai bahan baku biodiesel.

    Pelemahan harga ini akibat ekspektasi peningkatan produksi minyak mentah dari 3 produsen utama dunia yakni Rusia, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Peningkatan produski ini sebagai kompensasi penurunan pasokan minyak akibat krisis di Venezuela dan Iran.

    Di tengah kondisi ini, harga CPO mulai merangkak ke zona hijau sebagai respon atas munculnya spekulasi perbaikan ekspor Malaysia pada bulan Mei nanti. Ekspor Malaysia diprediksi menurun hanya 7% month to month pada Mei nanti.

    Selain itu, ekspor CPO Indonesia juga diekspektasikan meningkat 6% secara month to month menjadi 2,65 juta ton pada April lalu. Peningkatan ekspor CPO Indonesia pada bulan April ini dipicu oleh naiknya permintaan komoditas minyak kelapa sawit, menyambut datangnya bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

    Sebagaimana dikutip dari cnbcindonesia, momen tahunan umat muslim di seluruh dunia ini cenderung mendorong permintaan komoditas CPO, khususnya untuk keperluan memasak.