Beranda Berita utama GAPKI Sambut Ajakan PM Mahathir Mohamad

    GAPKI Sambut Ajakan PM Mahathir Mohamad

    26
    0

    Ajakan PM Malaysia Mahathir Mohamad kepada Indonesia untuk sama-sama melawan kampanye hitam terhadap kelapa sawit oleh negara-negara Eroga mendapat sambutan hangat Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). “Kita harus melakukan kampanye bersama menghadapi kampanye hitam ini,” kata Ketua Bidang Komunikasi Gapki Tofan Mahdi di Jakarta pada 5 Juli 2918.

    Apalagi industri perkebunan sawit menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan Malaysia. Dua negara ini merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia. “Kita harus mengubah perspektif masyarakat Eropa terhadap minyak kelapa sawit,” katanya. Hal ini dibutuhkan kerjasama antarnegara produsen minyak sawit.

    Sebelumnya pada November 2017, dalam Pernyataan Bersama Konsultasi Tahunan ke-12 antara Presiden Joko Widodo dan PM Malaysia saat itu Najib Razak, di Kuching, Malaysia, Indonesia dan Malaysia sepakat bersama melawan segala bentuk diskriminasi terhadap kelapa sawit. Kedua negara bakal kompak mempromosikan citra positif minyak nabati paling produktif itu.

    Dalam joint statement itu, kedua pemimpin negara menyatakan kembali berkomitmen terus memberi perhatian terhadap Resolusi Parlemen Eropa terhadap Minyak Sawit dan Deforestasi Hutan Hujan karena telah mendiskriminasi komoditas itu ketimbang minyak nabati lain sebagai penyumbang deforestasi.

    Sebelumnya, Indonesia dan Malaysia yang memasok 85% CPO global itu mendirikan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Kolaborasi itu akan membangun, mempromosikan, dan memperkuat kerja sama tentang sawit.

    Sekretariat CPOPC di Jakarta akan mengintensifkan program promosi citra positif komoditas itu secara global. CPOPC membuka jalan bagi negara-negara produsen lain untuk berpartisipasi dan menjadi anggota.