Beranda Berita utama Gatot Minta Foto Dirinya Dicopot dari Baliho Prabowo

    Gatot Minta Foto Dirinya Dicopot dari Baliho Prabowo

    180
    0

    Pemasangan foto mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di baliho Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah ternyata tanpa seizin dan sepengetahuan Gatot. Karena itu, dia minta foto itu tidak dipakai untuk bahan kampanye Prabowo dan harus dicopot.

    Baliho ini menjadi bagian dari pendirian Posko BPN di Solo yang ditempatkan tidak jauh dari rumah pribadi Presiden Joko Widowo (Jokowi). BPN membuat strategi menyerang lawan langsung ke daerah jantung pertahanan Jokowi di Solo. Sayangnya, foto di baliho untuk meraih dukungan ternyata tanpa seizin pemilik foto.

    Gatot mengaku tidak tahu foto dirinya terpasang di baliho Prabowo karena tidak pernah diberi tahu fotonya dipasang untuk kampanye Pilpres 2019 tersebut.

    “Saya nyatakan bahwa saya tidak tahu-menahu, tidak pernah dimintai persetujuan atau diberi pemberitahuan, baik secara lisan maupun verbal. Untuk itu, Saya mohon agar foto saya diturunkan dari baliho tersebut secepatnya,” kata Gatot lewat akun Instagram-nya, @nurmantyo_gatot, Minggu (13/1/2018).

    Dia memasang foto baliho tersebut di akun Instagram bercentang biru itu. Terlihat, baliho tersebut memang mencantumkan foto Gatot bertopi loreng di pojok kiri atas. Foto Prabowo-Sandi ada di tengahnya.

    Di samping foto Gatot yang tersenyum itu, ada tulisan, “Selamat dan sukses, Peresmian Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi.” Baliho dengan foto tanpa izin ini dinilai tidak memenuhi etika dan tata krama dalam berkampanye.