Beranda Berita utama Harga CPO Terimbas Kenaikan Minyak Dunia

    Harga CPO Terimbas Kenaikan Minyak Dunia

    16
    0

    Kenaikan harga minyak dunia memberikan dampak terhadap harga minyak kelapa sawit mentah (CPO). Harga minyak bumi jenis Brent yang naik 2,25% dalam sepekan turut mendorong sentimen positif terhadap harga CPO.

    Dalam perdagangan di Bursa Derivatif Malaysia pada 21 Mei 2019, harga acuan CPO untuk kontrak pengiriman Agustus terkoreksi 0,62% ke posisi MYR 2.086/ton. Akhir pekan lalu harga CPO melesat 5,16% dalam sepekan, secara point-to-point.

    Sentimen positif dari kenaikan harga minyak dunia ini karena CPO menjadi salah satu bahan baku campuran biosolar sebagai substitusi solar konvensional. Kala harga minyak meningkat, maka harga CPO juga punya ruang untuk menguat.

    Kondisi sepekan ini memang membat harga CPO rentan terkoreksi secara teknikal. Investor berpotensi tergoda untuk mengamankan keuntungan ketika peningkatan harga cukup signifikan dalam waktu singkat.

    Berdasarkan pengamatan tiga surveyor kargo (Amspec Agri Malaysia, Intertek Testing Services, dan Societe Generale de Surveillance), ekspor sawit Malaysia pada periode 1-15 Mei 2019 meningkat sekitar 4%-15% dibanding periode yang sama bulan sebelumnya.

    Bila ekspor meningkat, stok CPO Malaysia yang sudah menumpuk bisa dikurangi. Keseimbangan fundamental yang timpang dapat diperbaiki.

    Pada April 2019 inventori minyak sawit Malaysia masih sebesar 2,72 juta ton, atau lebih tinggi dari April 2018 yang hanya 2,19 ton. Sementara pada akhir tahun 2018, mencapai 3,21 juta ton yang merupakan tertinggi sejak 19 tahun terakhir.

    Di pasar minyak sawit global, pembengkakan inventori yang selama ini menyebabkan harga terus tertekan. Bahkan terhitung sejak awal tahun 2018, harga CPO sudah amblas hingga 17,6%.