Beranda Berita Pilihan Harga Sawit Catat Rekor, Saham Terdongkrak

    Harga Sawit Catat Rekor, Saham Terdongkrak

    370
    0

    minyak-kelapa-sawit

    Harga minyak sawit mentah (CPO) mencapai rekor tertinggi pada Selasa (18/2/2014) dalam 1,5 tahun terakhir atau sejak Oktober 2012. Rekor harga yang tercatat mencapai 2.700 ringgit per metrik ton yang berdampak pada lonjakan harga saham emiten perkebunan sawit. “Saham emiten sawit memang sudah dibutu sejak beberapa bulan lalu,” kata Gene Richard, analis Mega Capital Indonesia.

    Prediksi harga sawit akna terus naik sudah diprediksi sebelumnya. Bahkan kenaikan harga ini akan terus berlanjut sepanjang tahun 2014. Richard menilai harga sawit akan berada di kisaran 2.700—2.900 ringgit per metrik ton. “Level ini sangat mungkin dicapai karena adanya peningkatan permintaan CPO untuk biodiesel di Malaysia dan Indonesia, serta perbaikan ekonomi China,” katanya.

    Harga sawit yang melonjak ini membuat saham emiten sawit di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Agro lestari Tbk (AALI), dan PT BW Plantation Tbk (BWPT) juga terdongkrak. Rata-rata kenaikan harga saham dalam perdagangan sesi pertama Selasa (18/2/2014) antara satu sampai dua persen.

    Indikasi kenaikan harga sawit yang berimbas pada harga saham ini sudah terlihat sejak sehari sebelumnya. Harga CPO di Bursa Malaysia Derivatves untuk kontrak April 2014, pada perdagangan hari ini setelah dibuka menguat 0,41% ke 2.696 ringgit per metrik ton. Angka ini terus meningkat pada hari ini sebesar 0,78% ke 2.706 ringgit per metrik ton dan menjadi rekor baru dalam satu setengah tahun terakhir.

    Menurut Zulfirman, analis PT Monex Investindo Futures, minyak sawit kemungkinan diperdagangkan di kisaran 2.670 hingga 2.730 ringgit Malaysia untuk hari ini. Naiknya ekspor CPO Malaysia menjadi indikasi masih tingginya permintaan terhadap minyak sawit.