Beranda Berita utama Harga Tiket Pesawat Turun Sekitar 12-16 Persen

    Harga Tiket Pesawat Turun Sekitar 12-16 Persen

    16
    0

    Setelah didesak berbagai kalangan, akhirnya pemerintah menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) untuk maskapai angkutan udara sebesar 12%-16% yang berlaku mulai 16 Mei 2019. Penurunan harga tiket ini hanya berlaku untuk maskapai dengan pelayanan full service.

    Sedangkan untuk maskapai berbiaya murah (LCC) diminta untuk menyesuaikan harga atau 50% dari TBA yang ditetapkan. Keputusan penurunan tarif ini diteken Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 13 Mei 2019.

    “Penurunan sebesar 12% ini dilakukan pada rute-rute gemuk seperti rute-rute di daerah Jawa. Sedangkan penurunan lainnya dilakukan pada rute-rute seperti rute penerbangan ke Jayapura,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta pada 13 Mei 2019 malam.

    Menurut Menko Darmin, pemerintah mencatat adanya kenaikan tarif pesawat penumpang udara oleh para perusahaan maskapai penerbangan dalam negeri sejak akhir Desember 2018 dan tarif ini tidak kunjung turun setelah 10 Januari 2019. Dampak dari kejadian ini dirasakan masyarakat terutama saat menjelang musim lebaran dan teridentifikasi merupakan isu yang berskala nasional.

    Selama ini, beberapa faktor memicu kenaikan harga tiket pesawat. Salah satunya kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur). Pada akhir Desember 2018, harga avtur menyentuh US$ 86,29 per barel, tertinggi sejak Desember 2014. Hal ini berdampak pada peningkatan beban operasional maskapai.

    Dengan adanya keputusan ini, maskapai diminta untuk menyesuaikan dengan tarif yang diberlakukan mulai 16 Mei 2019.