Beranda Berita utama Indonesia Ajak Produsen Minyak Sawit Lawan Kampanye Negatif

    Indonesia Ajak Produsen Minyak Sawit Lawan Kampanye Negatif

    14
    0

    Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita mengajak sejumlah negara produsen sawit seperti Malaysia bekerjasama melawan kampanye negatif terhadap komoditas sawit di negara-negara Uni Eropa. Ajakan ini disampaikan Enggartiasto di European Palm Oil Alliance (EPOA) yang diselenggarakan di Spanyol, 4 Oktober 2018 lalu.

    “Indonesia dan Malaysia akan bekerja sama menyusun strategi dan mengkampanyekan minyak sawit berkelanjutan untuk melawan kampanye negatif,” kata Enggartiasto dalam keterangan resmi yang diterima nasionalisme pada 8 Oktober 2018.

    Menurut Enggar, persepsi negatif terhadap minyak sawit di Eropa akibat kampanye negatif yang terus menerus dilakukan dengan mengangkat isu lingkungan. Karena itu, perlawanan harus dilakukan bersama untuk mematahkan asumsi kelitu tentang minyak kepala sawit.

    Enggartiasto mengatakan komoditas minyak sawit berperan penting dalam perekonomian dan menyediakan lapangan kerja untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia. Komoditas ini bahkan diandalkan sebagai sumber penghasilan bagi 5,3 juta pekerja dan memberikan penghidupan bagi 21 juta orang di Indonesia.

    Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Uni Eropa pada tahun 2017 tercatat sebesar US$ 3,83 miliar naik 35,27% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar US$ 2,83 miliar. Sedangkan ekspor ke Spanyol pada tahun 2017 tercatat sebesar US$ 1,17 miliar naik signifikan sebesar 98,38% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 795,09 juta.