Beranda Berita utama Indonesia Anggota Dewan Keamanan PBB, Ini Pesan Jokowi

Indonesia Anggota Dewan Keamanan PBB, Ini Pesan Jokowi

34
0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Dengan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia akan lebih memiliki peran dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas ketertiban dunia, termasuk juga membantu perjuangan rakyat Palestina.

“Kita akan berperan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” kata Jokowi seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Sabtu (9/6/2018).

Indonesia telah terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk Periode 2019 – 2020 Majelis Umum PBB di New York pada Jumat, 8 Juni 2018 pukul 09.00 waktu setempat. Pemungutan suara diikuti oleh 190 negara dari total 193 anggota Majelis Umum PBB. Tiga negara tak ikut serta dalam pemungutan suara tersebut.

Syarat agar kandidat dapat terpilih dalam proses voting itu adalah harus berhasil mengumpulkan 127 suara atau dua pertiga dari anggota tetap PBB. Dan, suara yang dikumpulkan oleh kandidat harus melebih negara saingan dalam satu grup yang sama.

Dengan total suara sebanyak 144, Indonesia berhasil mengumpulkan vote lebih banyak dibandingkan Maladewa saingannya dalam grup Asia-Pasifik yang hanya menjaring 46 suara. Demikian seperti ditayangkan dalam saluran siaran langsung PBB via daring,Webtv.un.org, Jumat, (8/6/2018).

Indonesia akan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB bersama dengan negara dari grup lain yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak dalam voting tersebut.

Mereka antara lain, Jerman (184) dan Belgia (181) dari Grup Eropa Barat dan Negara Lain, Afrika Selatan (183) dari Grup Afrika; serta Republik Dominika (184) dari Grup Amerika Latin dan Karibia.