Beranda Berita utama Indonesia Negara Pertama Kembangkan Bensin dari Sawit

    Indonesia Negara Pertama Kembangkan Bensin dari Sawit

    121
    0

    Indonesia menjadi negara pertama yang mengembangkan minyak kelapa sawit menjadi bahan bakar jenis bensin (gasoline) dan liquified petroleum gas (LPG). Selama ini, konversi minyak sawit dilakukan untuk menjadi bahan bakar jenis solar.

    Konvesi minyak sawit menjadi bensin dan LPG dilakukan oleh Pertamina dan Institut Teknologi Bandung (ITB). “Indonesia yang pertama mengembangkan sawit untuk bensin melalui co-prosessing,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana di Bogor pada 14 April 2019.

    Dadan mempresentasikan proses co-procesing ini di depan mahasiswa peserta Workshop Pengembangan Bioenergi dan Energi Pedesaan Berbasis Energi Terbarukan di Institut Pertanian Bogor (IPB).

    “Minyak kelapa sawit dicampurkan ke kilang dengan proses cracking, menggunakan katalis Merah Putih, yang juga merupakan produksi anak bangsa, dan akan menghasilkan bensin dan LPG di akhir proses,” kata Dadan.

    Pemanfaatan sawit untuk bensin ini juga telah dilakukan di beberapa negara seperti di Amerika, Italia, dan Uni Emirates Arab. Tapi, yang dikembangkan di negara-negara itu membuat pabrik baru yang dapat mengolah langsung sawit dengan bensin sebagai salah satu produknya.

    “Yang mereka kembangkan bukan co-prosessing, tapi standalone, dari sawit untuk menghasilkan bensin. Untuk co-processing ini kita yang pertama,” katanya.

    Kelebihan lain dari co-prosessing adalah masih dapat menggunakan kilang yang sudah ada sehingga lebih hemat dalam proses produksinya. “Hanya ditambahkan proses di tengahnya untuk menghasilkan bensin dan LPG,” katanya.