Beranda Berita utama Indonesia Ungkapkan Keprihatinan Pada Muslim Uighur

Indonesia Ungkapkan Keprihatinan Pada Muslim Uighur

38
0

Indonesia telah menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Uighur yang masyoritas beragam Islam di Provinsi Xinjiang, China. Ungkapan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia setelah melakukan pembicaraan dengan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian di Jakarta pada awal pekan ini.

“Indonesia menyampaikan sesuai Deklarasi Universal HAM PBB, kebebasan beragama dan berkepercayaan adalah hak asasi manusia. Dalam kaitan ini adalah tanggung jawab semua negara untuk menghormatinya,” kata juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir di Jakarta pada 20 Desember 2018.

Arrmanatha mengatakan Dubes China menyampaikan komitmen negaranya pada perlindungan hak asasi manusia. Selain itu, Dubes Xiao juga sependapat bahwa informasi mengenai kondisi masyarakat Uighur penting untuk diketahui publik, terutama Indonesia.

Desakan terhadap China mengemuka usai Negara Tirai Bambu itu dikabarkan sengaja menahan etnis Muslim Uighur di kamp detensi massal. Tapi, China menyangkal dan mengatakan bahwa kamp yang dimaksud bertujuan untuk menangkal radikalisme yang berkembang di Provinsi Xinjiang.

Di kamp yang dimaksud, Pemerintah China mengaku orang-orang dari etnis Uighur diajarkan pendidikan vokasi dan kemampuan kerja supaya tidak terinfiltrasi paham militan.