Beranda Berita utama Industri Pariwisata Mulai Terdampak Harga Tiket Pesawat

    Industri Pariwisata Mulai Terdampak Harga Tiket Pesawat

    26
    0

    Industri pariwisata mulai merasakan dampak mahalnya harga tiket pesawat yang ditandai dengan banyaknya pembatalan penerbangan untuk penerbangan domestik. Sebagian wisatawan memilih ke luar negeri dulu untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata domestik karena harga tiket pesawatnya lebih murah.

    “Sejumlah penumpang domestik memilih transit di luar negeri lebih dulu karena tarif yang ditawarkan lebih murah,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta pada 18 Maret 2019. Akibatnya, tingkat keterisian hotel di lokasi wisata menurun. Di NTB misalnya, okupansi hotel menurun hingga 20%.

    Jika kunjungan wisatawan domestik menurun, wisatawan mancanegara justru sebaliknya. Mereka tidak terpengaruh langsung karena wisman banyak yang melakukan perjalanan dua kali penerbangan. “Misalnya dari Jakarta ke Bandung dan dan Jakarta ke Padang,” katanya.

    Untuk mendorong pariwisata tetap tumbuh, pihaknya sudah menerapkan beberapa strategi antara lain membuat beberapa lokasi menjadi regional tourism hub. Selain itu, membuat Low Cost Carrier Terminal (LCCT) untuk menarik wisatawan yang memilih maskapai bertarif rendah atau Low Cost Carrier (LCC).

    Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat penurunan penumpang angkutan udara domestik hingga 16,07%, yakni dari 7,93 juta orang pada Desember 2018 menjadi 6,65 juta orang pada Januari 2019. Padahal, jumlah penumpang pesawat November 2018 mencapai 7,56 juta orang, sehingga lebih tinggi 4,87% dibanding Desember 2018.