Beranda Berita utama Ini Panggilan Baru Abdul Somad dari Habib Luthfi

    Ini Panggilan Baru Abdul Somad dari Habib Luthfi

    44
    0

    Rais Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah Nahdlatul Ulama (JATMAN NU) Habib Luthfi bin Yahya memberi nama depan baru untuk Ustadz Abdul Somad. Jika selama ini, penceramah kondang dari Riau itu dikenal sebagai Ustadz Abdul Somad (UAS), sekarang telah berganti menjadi Syeikh Abdul Somad (SAS).

    Panggilan ini diberikan oleh Habib Luthfi bin Yahya setelah SAS berbaiat dengan tarekat yang dipimpin Habib Luthfi. Kunjungan SAS ini didampingi pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo Semarang, Fadlolan Musyaffa.

    Menurut Fadlolan, alasan Habib Luthfi memanggil UAS dengan sebutan Syeikh agar terdengar seperti ulama NU. “Tidak boleh dipanggil Ustad lagi, karena seperti tidak ulama NU,” kata Fadlolan dalam keterangan tertulisnya pada 10 Februari 2019. SAS ibarat kembali ke rumah lamanya.

    SAS dalam akun Instragram-nya mengutip kata-kata Habib Luthfi. “Pohon itu, kalau sudah berbuah, akan ada kalong, ada semut, ada hama, itu baru pohon. Kalau cuma berbunga, belum pohon besar,” tulis Abdul Somad.

    Dia mengatakan kalimat dari Habib Luthfi penuh makna. “Kata beliau, lautan itu luas. Ada perhu Qadiriyah yang dibawa Syaikh Abdul Qadir Al-Julani, ada perahu Naqsyahbandiyah, tapi lautannya tetap La-ilaha-illallah,” tulisnya. Habib Luthfi juga berpesan agar dirinya tetap menjadi benteng Ahlussunah Waljamaah.

    Selain bertemu Habib Luthfi, SAS juga melakukan muhibah ke sesepuh dan tokoh senior NU seperti KH Maomoen Zubair (Mbah Moen) dan KH Solahuddin Wahid di Jombang.

    Menurut Sekjen PPP Arsul Sani, silaturahmi SAS ke para sepuh NU bisa juga menjadi sinyal. “Beliau mau kirim pesan tentang banyak hal,” katanya. Salah satunya tentang asosiasi politik SAS yang selama ini diklaim sekelompok partai politik dan pendukungnya.