Beranda Berita utama Investor Jepang Tertarik Bangun Pabrik Biodiesel di Bengkulu

    Investor Jepang Tertarik Bangun Pabrik Biodiesel di Bengkulu

    10
    0

    Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mensyah mengatakan bahan baku minyak sawit mentah yang dihasilkan daerahnya menjadi salah satu daya tarik bagi investor Jepang. Bahan baku ini rencananya untuk memproduksi minyak biosolar.

    “Kami harapkan pembangunan pabrik dapat direalisasikan dalam waktu dekat,” kata Rohidin di Bengkulu awal pekan ini. Pengusaha Jepang ini telah melakukan survei sekaligus bertemu Rohidin. “Tertarik membangun pabrik Biobisel untuk memproduksi minyak Biosolar dari bahan baku CPO,” ujarnya.

    Investor Jepang ini berasalan Bengkulu memiliki bahan baku minyak sawit mentah yang melimpah. Produksi CPO Bengkulu selama ini di atas 2 juta ton per tahun. Produksi ini dihasilkan oleh puluhan pabrik CPO yang berlokasi di Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma, Bengkulu Tengah dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

    Selain itu, di Kabupaten Seluma, telah dibangun pabrik minyak goreng. Setelah pabrik minyak goreng beroperasi, sebagian produksi CPO dapat dimanfaatkan sendiri di daerah ini sebagai bahan baku minyak goreng.

    Menurut Rohidin, produksi CPO Bengkulu diangkut ke Jakarta melalui pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat dan selanjutnya di ekspor ke sejumlah negara. Namun setelah ada pabrik Biobisel di Bengkulu, sebagian CPO akan dimanfaatkan di daerah ini.

    Tapi, setelah pelabuhan Pulau Baai beroperasi, nantinya ekspor CPO Bengkulu harus melalui pelabuhan Pulau Baai. Sebab, fasilitas untuk kegiatan ekspor CPO sudah disiapkan Pelindo II Cabang Bengkulu, seperti terminal benda cair dan fasilitas tempat penampung CPO. “Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dari kegiatan ekspor ini,” katanya seperti dikutip dari laman beritasatu.com.