Beranda Berita utama Istora Tak Lagi Angker, Indonesia Rebut Dua Gelar

    Istora Tak Lagi Angker, Indonesia Rebut Dua Gelar

    30
    0

    Istora Senayan tidak lagi angker bagi pemain bulutangkis Indonesia. Dalam turnamen internasional Blibli Indonesia Open 2018, Indonesia merebut dua gelar di nomor ganda putra dan ganda campuran. Dalam partai final pada 8 Juli 2018, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulyo berhasil meraih gelar juara di nomor ganda. Pasangan Tontowi Ahmad dan Lyliana Natsir melengkapi di nomor ganda campuran.

    “Awalnya kami gugup, tapi kemudian bisa mengatasi keadaan,” kata Marcus Gideo yang dijuluki The Minions bersama pasangannya. Kemenangan ini sangat berarti karena sebelum mengikuti Indonesia Open 2018, pasangan ini kalah di ajang Malaysia Open 2018. Itu merupakan kekalahan pertama mereka di turnamen perorangan sepanjang 2018. Saat itu The Minions kalah dari pasangan non unggulan asal Cina He Jiting/Tan Qiang di babak perempat final.

    Kemenangan ini pun menjadi gelar pertama Kevin di ajang Indonesia Open yang merupakan kejuaraan bulu tangkis terbesar di Indonesia. Sejak 2015, mereka selalu gagal mengangkut gelar juara. “Senang banget bisa juara di sini. Apalagi kan Istora terkenal angker (bagi atlet-atlet Indonesia),” kata Kevin.

    Setelah merebut gelar ini, Marcus semakin optimistis menghadapi Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018 yang akan datang. Keduanya kembali menjadi andalan Indonesia untuk meraih gelar ke tanah air. “Paling dekat kan ada Kejuaraan Dunia dulu dan kami berangkat ke sana,” katanya.

    Sedangkan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses mempertahankan gelar juara Indonesia Open setelah memenangi partai final. Mereka menaklukkan wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dalam pertandingan dua set langsung, 21-17 dan 21-8. Partai ini merupakan laga ulangan final Olimpiade Rio 2016.