Beranda Berita utama Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Prabangsa

    Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Prabangsa

    41
    0

    Presiden Jokowi mencabut remisi I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Keputusan ini diambil setelah menerima masukan dari berbagai kelompok masyarakat.

    “Saya perintahkan kepada Dirjen Lapas Kemenkum HAM untuk menelaah dan mengkaji pemberian remisi itu,” kata Jokowi di Jakarta pada 9 Februari 2019. Jokowi akhirnya memutuskan remisi itu dibatalkan karena menyangkut rasa keadilan.

    “Sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan. Karena ini menyangkut mengenai rasa keadilan masyarakat,” katanya. Sebelumnya, Jokowi mencabut remisi I Nyoman Susrama. Alhasil, Susrama tetap harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.

    Susrama sebelumnya mendapatkan remisi berupa pengurangan hukuman dari penjara seumur hidup menjadi 20 tahun penjara. Atas desakan banyak pihak, Jokowi mencabut remisi tersebut.

    Kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada 2009. Susrama membunuh wartawan Radar Bali, Prabangsa. Jurnalis senior itu kerap menulis dugaan penyimpangan proyek di Dinas Pendidikan.

    Mayat Prabangsa ditemukan di laut Padangbai, Klungkung, pada 16 Februari 2009, dalam kondisi mengenaskan. Susrama lalu ditangkap dan disidang dengan vonis penjara seumur hidup.

    Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai pencabutan remisi itu sudah seharusnya dilakukan Presiden Jokowi. BPN menghargai keputusan itu. “Pemberian remisi melukai rasa keadilan masyarakat,” kata Juru Bicara BPN Suhud Alynudin.