Beranda Berita utama Jokowi Unggul di Survei, Kubu Prabowo Tidak Percaya

    Jokowi Unggul di Survei, Kubu Prabowo Tidak Percaya

    45
    0

    Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono tidak percaya dengan hasil survei yang menjadikan petahana Joko Widodo lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto untuk kontenstasi Pilpres 2019. Apalagi hasil survei menunjukkan elektabilitas Jokowi-Maruf Amin semakin tinggi.

    “Ini patut dicurigai,” kata Arif Puyuono di Jakarta pada 9 Oktober 2018. Hal ini karena Jokowi pernah mengundang beberapa lembaga survei berdiskusi di Istana Negara. Seharusnya lembaga survei menolak kalau diundang ke Istana Presiden. Dia mencontohkan lembaga jajak pendapat Gallup asal Amerika yang menolak diundang oleh pengusa saat mensurvei pemilihan presiden.

    Menurut Arif Puyuono, tiingginya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tidak mampu menahan tingginya kurs dollar terhadap rupiah. Seharusnya tingkat survei bisa menjadi ukuran kinerja ekonomi pemerintah yang harus selaras dengan tingkat elektabilitas petahana.

    Seperti diketahui, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) belum lama ini merilis hasil survei terbaru. Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan menilai, peluang Jokowi untuk kembali terpilih menguat berdasarkan berdasarkan hasil survei yang cenderung meningkat.

    Hasil survei yang dilakukan SMRC, elektabilitas Jokowi meningkat dari 57,2% pada Mei 2018 ke 60,2% pada September 2018 dengan tren pilihan presiden dua nama. Sedangkan Prabowo Subianto menurun dari 33,2% pada Mei 2018 menjadi 28,7% pada September 2018.