Beranda Berita utama Jumlah Korban Meninggal Tsunami Banten Capai 429 Orang

Jumlah Korban Meninggal Tsunami Banten Capai 429 Orang

21
0

Jumlah korban tsunami Selat Sunda terus bertambah. Siang ini, korban tewas sudah mencapai angka lebih dari 400 orang. “429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta pada 25 Desember 2018.

Data kerugian materiil terkait tsunami Selat Sunda juga terus bertambah. Ada 882 rumah yang rusak, 73 penginapan rusak dan 60 warung rusak. “434 perahu dan kapal rusak, 24 kendaraan roda 4 rusak, 41 kendaraan ruda 2 rusak, 1 dermaga rusak, dan 1 shelter rusak,” kata Sutopo.

Sutopo menyebut daerah yang paling parah terdampak tsunami Selat Sunda ialah Kabupaten Pandeglang. “Tercatat 290 orang meninggal dunia, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, 14.395 orang mengungsi,” katanya.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan masa tanggap darurat di Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan, Lampung. Dua wilayah itu menderita dampak tsunami paling parah.

“Ditetapkan masa tanggap darurat di Pandeglang 14 hari, sejak 22 Desember hingga 4 Januari 2019. Sedangkan di Lampung Selatan 7 hari, yaitu 23 Desember hingga 29 Desember 2018. Bisa diperpanjang,” katanya.

Sutopo mengatakan bencana tsunami Selat Sunda ini adalah bencana kabupaten. Dia menegaskan tak ada wacana penetapan bencana nasional. “Pemda sanggup mengatasi, potensi nasional juga siap menangani bencana ini,” ujarnya.