Beranda Berita utama Kapolri Diminta Tangkap Penyebar Hoaks Gempa dan Tsunami

Kapolri Diminta Tangkap Penyebar Hoaks Gempa dan Tsunami

25
0

Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian menangkap penyebar kabar bohong alias hoaks yang berkaita dengan gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Polri diminta mengerahkan semua perangkat dan tenaga segera menangkap penyebar berita bohong yang meresahkan masyarakat.

“Jangan sampai muncul hoaks, berita tidak benar yang meresahkan masyarakat, tidak enak dan tidak elok,” kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta pada 2 Oktober 2018.

Menurut Wiranto, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan Kapolri untuk menangkap siapa pun penyebar kabar bohong. “Siapa pun yang dalam bencana seperti ini memanfaatkan keprihatinan ini untuk kepentingan yang meresahkan masyarakat, segera kami tangkap,” tambah dia.

Wiranto mengatakan dalam penanganan bencana memang masih ada kekurangan dan belum sempurna. Tetapi, ia meminta masyarakat merujuk pada sumber resmi pemberitaan dari pemerintah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana diberi kewenangan sebagai lembaga yang memberikan informasi soal perkembangan gempa di Sulteng.

“Berita-berita resmi akan kita keluarkan lewat pintu yang pasti, kita tunjuk humas BNPB untuk jelaskan penjelasan akurat ke masyarakat, sedangkan yang lain disesuaikan dengan pokok informasi yang disesuaikan oleh badan resmi yang kita tunjuk,” kata Wiranto.