Beranda Berita utama Kebijakan Bea Impor India Membuat Emiten CPO Makin Menarik

    Kebijakan Bea Impor India Membuat Emiten CPO Makin Menarik

    20
    0

    Kesepkatan pemerintah India menurunkan bea impor minyak kelapa sawit mentah dari negara-negara di Asia Tenggara membuat emiten CPO semakin optimistis. “Dengan kebijakan ini CPO menjadi lebih kompetitif dibandingkan minyak nabati lain,” kata Analis Danareksa Sekuritas Yudha Gautama seperti dikutip dari laman kontan.co.id pada 7 Januari 2019.

    Semula India hanya menyepakati bea masuk 40% dari 44% untuk CPO dari Malaysia. India juga memangkas bea impor minyak sawit yang telah disuling dari Malaysia menjadi 45% dari sebelumnya 54%. Tapi, kebijakan ini diperluas untuk semua negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

    Bea masuk CPO dari Asia Tenggara menjadi 40% dari semula 44% dan untuk minyak sawit olahan menjadi 50% dari semula 54%. Kebijakan ini otomatis berdampak positif pada harga CPO seperti harga CPO di bursa derivatif Malaysia untuk pengiriman Maret 2019 menguat 2,4% jika dibandingkan akhir tahun lalu.

    Keputusan India tentu menjadi kabar baik bai industri minyak sawit di Indonesia. “India menyumbang 21% dari total ekspor Indonesia dan 15% dari Malaysia,” kata Yudha.

    Yudha menyarankan investor tetap berhati-hati dalam memilih saham produsen CPO. “Kami mempertahankan posisi owerweight pada saham perkebunan dengan pilihan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP),” katanya.

    Sedangkan Kepala Riset OSO Sekuritas, Ike Widiawati menjagokan saham PT Astra Agro Lestari, Tbk (AALI) dan LSIP untuk dibeli dengan target harga masing-masing Rp 16.000 per saham dan Rp 4.600 per saham.