Beranda Berita utama Kebun Raya Bogor Dirancang Semakin Instagramamable

    Kebun Raya Bogor Dirancang Semakin Instagramamable

    57
    0

    Untuk menarik kaum milenial mendatangi Kabun Raya Bogor, pemerintah akan menata wajah kebun raya ini menjadi kawasan wisata ilmiah. Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Enny Sudarmonowati mengatakan lanskap kebun raya akan ditata menjadi wisata konservasi dengan spot-spot yang ‘instragrammable’ tapi basis wisata ilmiah.

    “Tujuannya agar masyarakat dan generasi muda memahami sejarah dan keberhasilan hasil penelitian anak bangsa terhadap beragam tumbuhan tropis yang bisa dikembangkan di Indonesia sejak ratusan tahun lalu, salah satu diantaranya kelapa sawit,” kata Enny Sudarmonowati saat mendampingi Presiden Jokowi melakukan penandatanganan Prasasti Plasma Nutfah Kelapa Sawit Indonesia, LIPI di Kebun Raya Bogor pada 11 Maret 2018.

    Menurut Enny, sejak pertama kali ditanam di Indonesia tahun 1848 atau 200 tahun lalu, tidak pernah ada yang menyangka bahwa perkembangan sawit begitu dasyat. “Hasil penelitian sawit yang bermula dari empat pohon asal Afrika di Kebun Raya Bogor itu, kini mampu mengubah wajah perekonomian Indonesia menjadi lebih baik,” katanya.

    Dalam kesempatan ini Plt Kepala LIPI Prof Bambang Subiyanto menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo menginginkan Kebun Raya Bogor ditata kembali dengan meningkatkan fasilitasnya sehingga menjadi lebih menarik. “Pesan resminya presiden, Kebun Raya Bogor harus ditingkatkan fasilitas dan perlu penataan kembali “landscape” agar lebih menarik,” kata Prof Bambang Subiyanto.

    Presiden secara khusus hadir menandatangani prasasti Dua Abad Kebun Raya Bogor di depan Tugu Dua Abad Kebun Raya Bogor setelah menyaksikan lomba burung berkicau yang berada satu lokasi di Kebun Raya Bogor.

    Sebelum menandatangani prasasti, Presiden terlihat berbincang-bincang dengan Plt LIPI dan Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Prof Enny Sudarmonowati, didampingi Menteri KLHK Siti Nurbaya serta Teten Masduki. Presiden Jokowi menandatangani kedua prasasti, lalu mengajak seluruh staf LIPI berfoto bersama di depan Tugu Dua Abad Kebun Raya.

    Menurut Bambang, dalam perbicangan dengan presiden tersebut, LIPI diminta untuk menjadikan Kebun Raya Singapura sebagai pembanding dalam mengembangkan Kebun Raya Bogor agar lebih menarik lagi. “Presiden ingin Kebun Raya Bogor diarahkan semenarik mungkin,” katanya.