Beranda Berita utama Kedai Kopi Merapi Jadi Incaran Para Wisatawan

Kedai Kopi Merapi Jadi Incaran Para Wisatawan

44
0

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melirik Kedai Kopi Merapi di Dusun Petung,Desa Kepuharjo, Cangkringan untuk dijadikan potensi wisata kuliner yang prospektif di daerah ini karena diminati wisatawan mancanegara dan Nusantara.

“Kedai Kopi Merapi ini sangat potensial menjadi wisata kuliner minat khusus andalan di Kabupaten Sleman,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih, di Sleman,  Jumat (20/4).

Menurut dia, pihaknya berkomitmen untuk terus mempromosikan Kedai Kopi Merapi ini sebagai potensi wisata kuliner andalan di Kabupaten Sleman.

“Wisatawan di lereng Merapi di kawasan Kaliurang maupun Lava Tour Cangkringan dapat menikmati kopi khas lereng Gunung Merapi di kedai ini setelah menikmati suasana alam dengan jip wisata Merapi,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini kopi Merapi sudah banyak dikenal di masyarakat luas baik lokal Sleman, DIY, luar daerah, hingga mancanegara.

“Bahkan saat ini Bupati Sleman Sri Purnomo sedang mempromosikan kopi Merapi ini di Finlandia karena negara tersebut tertarik dengan rasa maupun keunikan kopi Merapi,” katanya.

Pengelola Kedai Kopi Merapi Sumijo mengatakan saat ini pengunjung di Kedai Kopi Merapi sudah mulai ramai didatangi berbagai kalangan. “Ada dari masyarakat biasa, pejabat, pengusaha, selebriti, dan kalangan artis banyak yang berkunjung ke sini,” katanya.

Ia mengatakan, rata-rata dalam satu bulan pengunjung di Kedai Kopi Merapi ini mencapai 10 ribu lebih, sedangkan yang paling ramai biasanya pada akhir pekan dan musim liburan.

“Kalau omzet per bulan bisa mencapai Rp180 juta dari penjualan minuman kopi, bubuk kopi, berbagai makanan khas Merapi maupun souvenir,” katanya.

Sumijo mengatakan awal mula kedai kopi  berdiri yakni dari usaha perkebunan kopi yang banyak digeluti masyarakat Dususn Petung sebelum erupsi Merapi pada 2010.