Beranda Berita utama Kementan: Ekspor Komoditas Sawit Kuartal I Mencapai Rp 5,3 Triliun

    Kementan: Ekspor Komoditas Sawit Kuartal I Mencapai Rp 5,3 Triliun

    11
    0

    Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kenaikan ekspor komoditas minyak kelapa sawit kuartal pertama 2019 yang cukup signifikan. Kenaikan ini dilihat dari data sistim otomasi Badan Karantina Pertanian IQFAST mencapai 546 juta kilogram senilai Rp 5,3 triliun.

    “Alhamdulillah, kerja sama semua pihak menunjukkan trend yang bagus,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Baranten) Ali Jamil di Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara melalui keterangan tertulis pada 14 Mei 2019.

    Jamil membandingkan ekspor tahun 2018 yang membukukan 460 juta kilogram dengan nilai transaksi Rp 4,5 triliun. Angka ini lebih rendah dari tahun 2016 yang mencapai 607 juta kilogram dengan nilai transaksi sebesar Rp. 5,5 triliun. “Karena itu, kami terus berupaya menerapkan ISPO sebagai komitmen kita dalam skema keberlanjutan,” katanya.

    Penguatan ISPO akan berfungsi mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Lebih dari itu, ISPO mampu menjawab pertanyaan banyak pihak terkait tantangan penghasil devisa tertinggi di Indonesia.

    “Seluruh komoditas wajib diperiksa karantina untuk menyesuaikan persyaratan negara mitra dagang. Selain itu, kami juga siap melakukan penjaminan kesehatan dan keamanan komoditas ini dengan PC,” katanya.

    Di tempat yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan, Bukhari menjelaskan komoditas sawit yang dilepas di wilayahnya mencapai Rp 6,45 miliar. Nilai transkasi itu masing-masing untuk 234 ton palm kernel stearin yang dikelola PT. Sintong Abadi dan 495,25 ton yang dikelola Multimas Nabati Asahan.