Beranda Berita utama Kepolisian Sri Lanka Temukan 82 Detonator Bom

Kepolisian Sri Lanka Temukan 82 Detonator Bom

24
0

Setelah terjadi serangan bom beruntun hingga delapan kali yang menewaskan 290 orang di Colombo, Sri Lanka pada Minggu, 21 April 2019 malam, Kepolisian Sri Lanka menemukan 82 detonator bom sehari kemudian, Senin 22 April 2019. Puluhan detonator ini ditemukan di halte bus di Central Bus Stand, Colombo.

Juru Bicara Kepala Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekara mengatakan belum jelas apakah detonator itu berkaitan dengan rangkaian ledakan sehari sebelumnya. Di sisi lain, kepolisian juga bom pipa rakitan (IED) di jalan yang mengarah ke Bandaranaike International Colombo pada saat terjadi ledakan bom beruntun.

Tapi, belum ada penjelasan merinci apakah bahan peledak rakitan itu berkaitan dengan rangkaian teror bom beruntun yang menghantam tujuh lokasi di Kolombo dan satu lainnya di Batticaloa, timur Sri Lanka.

Penyelidikan kasus ini masih berlangsung. Pemerintah Sri Lanka sudah menduga National Thowheed Jamath (NTJ) berada di balik serangan brtul ini. “Ada kekuatan internasional yang tanpa mereka, serangan ini tidak mungkin terjadi,” kata Rajitha Senaratne, juru bicara kabinet Sri Lanka, mengutip Sydney Morning Herald.

NTJ yang disebut pemerintah Sri Lanka adalah kelompok muslim radikal yang masuk dalam radar aparat tahun lalu, ketika mereka dihubungkan dengan peristiwa vandalisme terhadap beberapa patung Buddha. Pada 2016, sekretaris NTJ, Abdul Razik, ditangkap aparat kepolisian.

Anne Speckhard, Direktur Pusat Internasional untuk Studi Ekstremisme Kekerasan mengatakan tujuan NTJ bukanlah pemberontakan. Kelompok itu bertujuan menyebarkan gerakan jihadis global ke Sri Lanka serta menciptakan kebencian, ketakutan dan perpecahan di masyarakat.