Beranda Berita utama Konsep Pernikahan Tradisional Kembali Diminati

    Konsep Pernikahan Tradisional Kembali Diminati

    50
    0

    Konsep pernikahan tradisional yang mengusung tema budaya daerah ternyata semakin dinimati kalangan muda untuk pesta pernikahan. Model pernikahan mewah dan glamour yang terkesan modern ternyata mulai ditinggalkan karena tidak meninggalkan kesan yang kuat. Kesan kuno di pernikahan tradisional justru menjadi kekuatan.

    “Permintaan konsep tradisional terus meningkat,” kata Dini Tirtasari, Cluster Director of Wedding for Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan dan JW Marriot Jakarta pekan lalu. Kebutuhan pada konsep pernikahan tradisional yang meningkat ini dapat dilihat dari pesta pernikahan di beberapa tempat seperti hotel.

    Sepanjang tahun 2017, 40% pesta pernikahan menggunakan konsep tradisional dan 60% konsep modern. Tapi, pada 2018 tren pernikahan dengan budaya tradisional meningkat pesat. “Peluang meningkat dibanding sebelumnya sangat terbuka,” katanya.

    Terkait fenomena tersebut, Ega Alamsjah dari Wedding Carnaval, mengatakan ada beberapa faktor mengapa para pengantin memilih konsep tradisional, salah satunya adalah tradisi keluarga. Dia mengatakan para calon pengantin justru semakin menghormati tradisi keluarga.

    Sedangkan faktor lainnya adalah keintiman untuk merekam sakral dengan elemen yang sangat esensial dari tradisi turun-temurun. “Semakin hari sisi kreativitas pasangan kian baik, sehingga dapat mengeksplorasi konsep-konsep itu tanpa meninggalkan tradisi,” kata Ega.

    Eva Pudjoko, desainer Rumah Kebaya menambahkan dalam pernikan tradisional terdapat beberapa momen yang sangat berharga, seperti siraman pada tradisi Jawa dan lain-lain. “Tradisi tidak bisa dibeli,” tambahnya.