Beranda Berita utama Korban Meninggal Gempa dan Tsunami di Palu Sudah 384 Orang

Korban Meninggal Gempa dan Tsunami di Palu Sudah 384 Orang

56
0

Gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR yang melanda Kota Palu dan Kota Donggala di Sulawesi Tengah tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan dan fasilitas umum, namun juga merenggut nyawa manusia. Gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat, 28 September 2018 sore ini menelan korban jiwa sebanyak 384 orang sampai Sabtu, 29 September 2018.

“Total meninggal yang 384 orang itu baru di Palu, yang di Donggala belum terdata,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB Jakarta pada 29 September 2018. Evakuasi dan pencarian korban meninggal masih dilakukan di dua kota yang paling parah dampak bencananya.

Selain korban jiwa, kerusakan juga terjadi pada bangunan ikonik yang menjadi simbol Kota Palu selama ini. Salah satunya adalah Jembatan Kuning yang membentang di atas Teluk Talise. Jembatan sepanjang 300 meter yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2006 ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia dan ketiga di dunia.

“Jembatan Ponulele di Kota Palu yang hancur akibat gempa. Kondisinya hancur. Pascagempa tsunami menerjang pantai sekitarnya. Permukiman di bawah hancur dan terbawa tsunami,” kata Sutopo.

Selain jembatan, bangunan ikonik yang rusak adalah Masjid Arkam Babu rahman yang terkenal sebagai masjid terapung dan menjadi salah satu destinasi wisata. Masjid yang dibangun di tepi pantai di atas air ini diresmikan tahun 2011 dan mampu menampung 200 jamaah. Masjid yang memiliki kubah bercahaya di malam hari ini kini dalam kondisi rusak parah dan miring.