Beranda Berita utama Korban Tewas di Palu dan Donggala Bertambah Menjadi 832 Orang

Korban Tewas di Palu dan Donggala Bertambah Menjadi 832 Orang

16
0

Jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala terus meningkat. Sampai 30 September 2018 malam, total korban jiwa sudah mencapai 832 orang. “Data sementara masih 832 orang,” kata Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Dari total korban, sebanyak 821 orang meninggal ada di Palu dan 11 orang lainnya berasal dari Donggala. Kebanyakan korban tewas akibat tertimpa bangunan dan diterjang tsunami.

Data korban tewas akibat gempa dan tsunami Palu per hari ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah korban yang telah teridentifikasi kemarin. Pada Sabtu, 29 September 2018, BNPB mencatat jumlah korban jiwa sebanyak 384 orang meninggal dan 540 orang luka-luka.

Gempa Donggala berkekuatan 7,7 SR pada Jumat petang, 28 September 2018 kemudian dimutakhirkan menjadi 7,4 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut juga disertai tsunami setinggi 1,5-2 meter. Gempa ini berimbas pada tsunami Palu.