Beranda Berita utama Nasi Krawu, Kuliner Gresik yang Wajib Dicoba

Nasi Krawu, Kuliner Gresik yang Wajib Dicoba

17
0

Buat kamu yang suka kulineran, nasi krawu bisa menjadi salah satu daftar makanan yang perlu dicoba. Namanya memang belum sepopuler nasi lain seperti nasi uduk (Jakarta), nasi gemuk (Jambi), nasi liwet (Bandung), sampai nasi pecel (Madiun). Namun, soal rasa yang menggugah selera, nasi krawu tidak kalah dibandingkan nasi lain yang lebih dulu populer di Tanah Air. Nasi krawu adalah nasi khas dari Gresik, Jawa Timur. Di setiap sudut jalan di kota yang terletak 30 kilometer dari Surabaya ini, nasi krawu mudah ditemukan dengan harga belasan ribu per porsi.

Meski dikenal sebagai kuliner khas Gresik, sebenarnya nasi krawu ini asalnya dari Madura yang dibawa oleh seorang pendatang di awal tahun 1960-an. Ketika berjualan nasi, dia menggunakan teknik ‘krawuk’ alias mengambil nasi dengan tangan dari baki untuk dituangkan di piring. Dalam bahasa Jawa, ‘krawuk’ berarti mengambil sesuatu dengan lima jari. Nah, sejak saat itu makanan dengan lauk lengkap ini lebih dikenal dengan istilah sego krawu atau nasi krawu. Lantas, apa yang membuat nasi krawu mesti diburu pecinta kuliner?

Lauknya selalu lengkap
Nasi krawu selalu ditemani ‘rombongan’ lauk pauk yang lengkap mulai semur daging, suwiran daging sapi, babat atau ampela goreng, sambal goreng tempe atau sambal goreng ati, tahu bumbu merah, dan mie goreng basah. Kalau mau menu lengkap, semua lauk ini harus tersaji semua. Tapi, kalau tidak suka salah satunya, lauk bisa dikombinasi dengan selera.

Serundeng yang wajib ada
Bukan nasi krawu namanya kalau tidak dilengkapi serundeng. Bisa dibilang tidak ada nasi krawu kalau tidak dilengkapi serundeng yang jadi ciri khas makanan ini. Serundeng adalah parutan kelapa yang disangrai bersama bumbu khusus. Serundeng punya dua versi merah dan kuning yang bisa dipilih sesuai selera.

Panduan pedas dan manis
Cita rasa nasi krawu adalah campuran antara manis dan pedas plus gurih. Manis berasal dari kecap manis yang menjadi inti dari lauknya. Sedangkan pedas berasal dari sambal goreng ati atau tempe plus sambal merah yang ditempatkan terpisah. Kalau rasa pedasnya masih kurang, kamu bisa upgrade dengan menambah sambal cabe sebagai pelengkap.

Disajikan di atas daun pisang
Daun pisang hukumnya sama dengan serundeng di nasi krawu. Meski sudah tersedia piring, tetap saja piring harus dilapis daun pisang lebih dulu. Ketika disajikan panas-panas, aroma daun pisang akan membuat rasa nasi krawu lebih maknyus dibandingkan disajikan langsung di atas piring.