Beranda Bisnis OP Solusi Turunkan Harga?

    OP Solusi Turunkan Harga?

    207
    0

    Terus menanjaknya harga pangan seperti cabai dan bawang membuat geram Kementerian Pertanian (Kementan) hingga akhirnya melakukan operasi pasar (OP) yang dianggap bisa menurunkan harga ditingkat konsumen.

    Sekretaris Ditjen Hortikultura Kementan Yasid Taufik membenarkan bahwa OP yang dilakukannya adalah untuk meredam harga yang kian merangkak naik. Seperti diketahui, bahwa saat ini harga bawang merah di pasaran mencapai Rp 37.000/kg, cabai rawit merah Rp 55.000/kg sedangkan cabai merah keriting Rp 48.000/kg.

    Alhasil dengan meningkatnya harga tersebut, maka pihak Kementan segera menggelontorkan barang yang dibeli langsung oleh petani. Harapannya dengan memotong rantai perdagangan atau memebli langsung dari petani maka harga ditingkat konsumen akan jauh lebih rendah ketimbang harga yang diberikan oleh pedagang yang melalui panjangnya rantai perdagangan.

    “Jadi terbukti, saat ini harga cabai rawit merah sudah turun menjadi Rp 35.000/kg, cabai merah keriting Rp30.000/kg dan bawang merah Rp33.000/kg di tingkat pasar induk,” jelas Yasid.

    Lebih lanjut, menurut Yasid, seharusnya konsumen tidak perlu membeli komoditas tersebut dengan harga yang tinggi. Sebab sebenarnya luas areal dari komoditas tersebut sudah bisa meng-cover (memenuhi) konsumen. Lebih lanjut, berdasarkan catatannya, luas tanam cabai, setiap tahun mencapai 129.000 hektar.

    Artinya jika suatu komoditas luas tanamannya bisa memenuhi kebutuhan, maka harga akan rendah. Tapi sebaliknya jika luas tanaman suatu komoditas jauh lebih rendah dari kebutuhan maka harga akan menanjak.

    “Jadi kalau mau harga rendah maka perluaslah luas tanam. Sebab kalau produk tidak cukup harga pasti akan bertahan tinggi,” pungkas Yasid. FN