Beranda Internasional Orang Miskin Makan Gratis di Restoran Ini

Orang Miskin Makan Gratis di Restoran Ini

160
0
Ini restoran gratis bagi orang miskin

Ini restoran istimewa. Bukan menunya, tetapi layanannya. Memberi makan gratis bagi mereka yang miskin. Ini yang mengundang apresiasi banyak kalangan.

Di Montreal, Kanada, ada sebuah resto bergaya Timur Tengah. Resto ini dalam tempo singkat mendatangkan banyak pujian. Itu karena resto ini punya kebijakan memberi makanan gratis bagi kaum miskin yang kelaparan.

Kebijakan resto ini sudah dilakukan sejak empat bulan lalu. Resto yang berbuat mulia itu bernama Marche Ferdous. Resto ini selalu memberikan makanan gratis kepada para gelandangan.

“Kami tidak bertanya terlebih dahulu, kami tidak menghakimi orang-orang. Mereka ingin makan, kami beri mereka makanan. Itu saja, sederhana itu,” kata sang pemilik Yahya Hashemi, seperti diberitakan BBC, Kamis (5/1). Yahya Hashemi dan Ala Amiry, temannya, yang punya resto ini.

Resto ini juga unik. Di pintu tertempel sebuah pengumuman ‘Orang yang tidak punya uang silakan makan gratis’. Itu ditulis dalam bahasa Inggris dan Prancis. Media setempat menyebut, bahwa saban hari ada empat atau lima porsi makanan diberikan secara gratis.

Menurut Yahya Hashemi, makanan gratis itu sebagai amal. Membantu mereka yang membutuhkan, baginya sesuai dengan ajaran Islam yang dianutnya. Pria asal Iran itu mengaku ingin melakukan sesuatu yang berguna bagi Kanada, negeri yang sudah memberinya banyak hal.

Para pelanggan resto ini juga disebutnya memahami maksud baiknya. Mereka pun mulai ada yang memberikan bantuan dengan meninggalkan uang agar Yahya tetap bisa memberi makan secara gratis.

“Mereka datang ke sini. Mereka mendonasikan uang senilai CAD 20 (setara Rp200 ribu), CAD 30 (setara Rp300 ribu), CAD50 (setara Rp 500 ribu). Mereka seakan berkata, ‘Oke, harga makanan beberapa orang berikutnya saya yang bayar,’” kata Yahya Hashemi.

Dan ketulusan resto March Ferdous itu menjadi pusat perhatian, ketika seorang pelanggan bernama Sean Jalbert mencoba membuktikan kebenaran itu. Dia mengaku tidak punya uang kepada pegawai restoran itu. Dan ternyata, dia tetap disambut dengan baik serta diberikan makanan gratis.

Sean yang terkejut dengan keramahan itu akhirnya tetap membayar makanan sesuai dengan harga yang tertera. Kisah yang kemudian dibagikannya di Facebook itu mendapat respons positif, dan nama March Ferdous mulai merebak.

Salah satu koki di restoran itu, Abdelkader Bejaoui, mengatakan, kebijakan resto ini tidak bermasalah. Sebab makanan yang tersisa di malam hari lebih baik diberikan kepada mereka yang kelaparan daripada dibuang begitu saja. Dan Ala Amiry berharap perbuatan baik itu dapat membuat orang-orang yang kesusahan merasa lebih baik. jss