Beranda Berita utama Pariwisata Saingi Sawit Sebagai Penyumbang Devisa Terbesar

    Pariwisata Saingi Sawit Sebagai Penyumbang Devisa Terbesar

    11
    0

    Komoditas minyak kelapa sawit dan produk turunannya akan berlomba menjadi penyumbang devisa terbesar Indonesia tahun depan bersama industri pariwisata. Dua sektor ini merupakan andalan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi, tahun lalu, komoditas sawit mampu menyumbang devisa hingga USD 22,97 miliar.

    Sedangkan industri pariwisata menyumbang devisa sebesar USD 12 miliar. “Untuk tahun 2018 diperkirakan mencapai USD 17 miliar,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Banten pada 3 Desember 2018. Mantan Dirut Telkom ini mengharapkan industri pariwisata menyumbangkan devisa terbesar di tahun 2019.

    Untuk merealisasikan target sebagai penyumbang devisa terbesar, Kementerian Pariwisata telah merancang dan mempromosikan 10 daerah unggulan dan 10 wisata Bali Baru. Untuk destinasi wisata unggulan di antaranya Bali, Jakarta, Bandung, Bromo dan enam wilayah lain.

    Sedangkan, 10 wilayah ‘Bali Baru’ atau daerah destinasi wisata baru yang dipromosikan ke mancanegara di antaranya, Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika (Nusa Tenggara Barat) serta wilayah lainnya.

    “Kita terus berkoordinasi dengan tiap wilayah di Indonesia untuk terus menggairahkan potensi wisata dengan event yang diadakan dan harus menonjolkan ciri khas daerah,” katanya.