Beranda Berita utama Pendapatan dari Sawit Bisa USD 60 Miliar Setahun

    Pendapatan dari Sawit Bisa USD 60 Miliar Setahun

    35
    0

    Industri perkebunan kelapa sawit dan produk turunan minyak kelapa sawit memiliki potensi sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Potensi industri ini mencapai USD 60 miliar per tahun. Potensi ini akan terealisasi menjadi pendapatan jika perkebunan sawit rakyat bisa ditingkatkan produktivitasnya. Saat ini perkebunan sawit rakyat menghasilkan 1,8-2 ton per hektar. Sedangkan perkebunan sjasat mencapai 5-7 ton per hektar.

    Menurut Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, sawit berpotensi menghasilkan pendapatan hingga US$ 60 miliar dalam setahun. Jika produktivitas kebun sawit rakyat ditingkatkan menjadi 4 – 6 ton per ha, maka bisa menambah produksi sawit Indonesia sebesar 40-45 juta ton.

    “Kalau ini bisa kita kelola dengan bagus, harga bisa ditetapkan US$ 800 – US$ 850 dper ton. Jadi revenue negara bisa sampai US$ 45 miliar. Kalau ditambah produk turunannya bisa sampai US$ 60 miliar,” ujar Luhut di Jakarta pada 8 Mei 2018.

    CPO memang berkontribusi sangat besar bagi perekonomian Indonesia meski batubara masih berada di urutan pertama, namun posisi sawit konstan setiap tahunnya. Di tahun 2017 nilai ekspor minyak sawit Indonesia mencapai US$ 18,5 miliar, setara 31 juta ton. Di mana, India, Uni Eropa dan China merupakan pasar tujuan terbesar. Bahkan, ekspor ke India mencapai 7,6 juta ton, Eropa sebesar 5 juta ton, dan China sebesar 3,7 juta ton.