Beranda Berita utama Pengusaha Minta Program Bahan Bakar dari CPO Dipercepat

    Pengusaha Minta Program Bahan Bakar dari CPO Dipercepat

    36
    0

    Para pengusaha di sektor komoditas kelapa sawit meminta program penggunaan minyak kelapa sawit sebagai bahan bakar bisa dipercepat. Program ini sudah berjalan dengan campuran minyak sawit 20% dan akan diujicoba untuk campuran CPO hingga 30%. Dalam jangka panjang, CPO diharapkan menjadi bahan bakar murni atau B100.

    “Kami mengharapkan presiden terpilih mempercepat penggunaan CPO sebagai bahan bakar di dalam negeri khususnya untuk energi,” ujar Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Mukti Sardjono di Jakarta akhir pekan lalu.

    Program penggunaan CPO sebagai bahan bakar ini termasuk salah satu visi misi pasangan calon presiden Jokowi-Maruf Amin. Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan nomor urut 01 ini unggul atas pesaingnya, Prabowo-Sandiaga.

    Menurut Mukti Sardjono, penggunaan CPO sebagai bahan campuran untuk bahan bakar akan meningkatkan penggunaan dalam negeri. Selain untuk bahan bakar, CPO juga dapat dikonversi menjadi campuran untuk biopremium dan bioavtur.

    Selain untuk konsumsi dalam negeri, Mukti juga meminta peningkatan konsumsi dalam negeri melalui peningkatan ekspor pasar tradisional mau pun membuka ekspor ke pasar baru.

    Pasar tradisional seperti India, Pakistan, China dan Bangladesh harus terus dipelihara. Selain itu pasar ekspor CPO non tradisional seperti Timur Tengah dan Afrika.

    “Karena itu, perlu pengembangan infrastruktur ekspor kelapa sawit, terutama pelabuhan dan transportasi,” katanya.