Beranda Berita utama Pengusaha Minta Tarif Tol Trans Jawa Diturunkan

    Pengusaha Minta Tarif Tol Trans Jawa Diturunkan

    16
    0

    Mahalnya tarif tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak di Banten hingga Probolingo di Jawa Timur dinilai masih terlalu mahal. Hal ini dirasakan oleh pengusaha angkutan yang menggunakan truk untuk angkutan komoditas pangan atau sembako.

    Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengharapkan tarif Tol Trans Jawa bisa turun 20 persen. Wakil Ketua Umum Aptrindo Nofrisel mengatakan tarif itu berpengaruh pada biaya logistik untuk pengusaha truk.

    “Kita merasakan adanya implikasi cost yang naik di struktur cost kita. Jadi mengaturnya itu nggak bisa karena kami merasa komponen tol cukup signifikan pengaruhnya terhadap struktur cost kita,” kata Nofrisel di Jakarta pada 6 Februari 2019.

    Tarif Tol Trans Jawa untuk kendaraan besar hingga melebihi satu juta rupiah berpengaruh sangat signifikan. Sebab, kata Nofrisel, tarif tol hanya salah satu dari struktur biaya logistik selain bahan bakar, dan ongkos sopir.

    Meskipun begitu, Nofrisel belum bisa memperkirakan berapa banyak penambahan biaya logistik setelah tarif Tol Trans Jawa dibu. “Tapi bisa kita bandingkan kalau selama ini Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribuan. Sekarang satu juta rupiah lebih jadi ada dua kali lipat,” katanya.

    Nofrisel mengatakan tarif Tol Trans Jawa dapat dipertimbangkan dan ditinjau kembali. Menurutnya, beberapa sopir truk saat ini sudah lebih memilih melewati jalur Pantura karena tingginya tarif tol.