Beranda Berita utama Peran Rusia dalam Kemenangan Trump Kembali Diungkap

Peran Rusia dalam Kemenangan Trump Kembali Diungkap

9
0

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2017 karena dukungan propaganda Rusia kembali diungkap. Laporan ini meneliti penyebaran propaganda melalui YouTube, Tumbler, Instagram, Paypal, Facebook, dan Twitter dengan menekankan isu suku, ras, agama, dan senjata.

Proyek Propaganda Komputasi Universitas Oxford dan analisis jejaring sosial Graphika menyatakan propaganda Rusia berhasil mempengaruhi pemilih melalui usaha disinformasi dan mengangkat tema-tema sensitif yang memicu keramaian di media sosial. Laporan ini telah dirilis di Senat Amerika Serikat pada 17 Desember 2018.

“Propaganda ini dilakukan di seluruh situs media sosial agar tampak seperti kampanye yang sah,” kata Direktur Institut Internet Oxford, Philip N Howard seperti dikutip dari laman BBC pada 18 Desember 2018.

Penelitian ini menjelaskan bagaimana kampanye besar yang dipelopori oleh Internet Research Agency (IRA) Rusia untuk mempengaruhi pemilih konservatif dengan mengangkat isu ras, imigran, agama, dan senjata melalui postingan di media sosial.

Selain menyasar pemilih konservartif dengan isu sensitif, penelitian ini juga menyebut adanya upaya melemahkan kekuasaan pemerintah di kalangan warga Afrika-Amerika. Salah satu cara yang digunakan adalah menyebarkan informasi yang salah tentang pemilihan.

Dalam laporan ini dijelaskan Rusia membidik kalangan kulit hitam untuk mendorong mereka melakukan aksi unjuk rasa guna mendiskreditkan pemerintah yang dipimpin Partai Demokrat. “Yang jelas semua pesan di media sosial berusaha untuk menguntungkan Partai Republik dan khususnya Donald Trump,” katanya.