Beranda Berita utama Persiapan Implementasi Program B30 Diminta Lebih Matang

    Persiapan Implementasi Program B30 Diminta Lebih Matang

    10
    0

    Direktur Utama PT Astra Agro Lestari Tbk, Santoso menyarankan implementasi penggunaan bahan bakar nabati campuran minyak sawit hingga 30% dan 100% dilakukan lebih matang. Persiapan yang lebih matang ini untuk menghindari potensi dampak negatif yang timbul jika dilakukan secara tergesa-gesa.

    “Kita harus lebih hati-hati karena kalau tidak siap jangan terlalu banyak gerakan karena efeknya negatif, kalau market tidak siap nanti drop,” kata Santosa di Jakarta pada 15 April 2019 yang lalu.

    Persiapan implementasi B30 perlu mempertimbangkan potensi pasokan CPO yang melimpah dalam tujun tahun ke depan. Sebab, pertumbuhan penanaman kelapa sawit masih berjalan sampai saat ini. “Kalau tidak ada pasar, nanti petani terkena dampaknya kalau dijual dengan harga wajar,” katanya.

    Santoso berharap implementasi B30 bisa berdampak positif terhadap harga minyak sawit dan petani kelapa sawit. Kebijakan mencampur 20% minyak sawit ke bahan bakar solar atau B20 yang diterapkan sejak 1 September 2018 oleh pemerintah sebenarnya berdampak positif karena disiapkan secara matang.

    Setelah mengimplementasikan B20, pemerintah kini tengah menyiapkan uji coba penggunaan B30 pada kendaraan darat. Bahkan, sebagian dari program bahan bakar murni dari minyak sawit mulai diuji beberapa instansi.