Beranda Berita utama Persyaratan Replanting Kebun Sawit Dipermudah

    Persyaratan Replanting Kebun Sawit Dipermudah

    20
    0

    Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang mengatakan persyaratan pengajuan peremajaan kebun sawit rakyat akan dipermudah untuk membantu meningkatkan produktivitas kebun. Program peremajaan ini diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp 5 triliun untuk disalurkan kepada petani.

    “Tidak ada syarat yang sulit. Selama aman untuk petani, semuanya akan diberikan,” kata Bambang di Jakarta akhir pekan lalu. Salah satunya, penyaluran dana replanting diberikan melalui kelembagaan petani untuk melakukan peremajaan bersama mitra petani.

    Dalam program kelembagaan petani melakukan replanting dalam konteks kerja sama bersama mitra petani. Jadi, para petani benar-benar dibantu dalam pengurusan berkas yang dibutuhkan. Selain itu, syaratnya lahan tidak bersengketa, berkonflik dengan warga lain, semuanya dapat diusulkan untuk dilakukan peremajaan.

    “Ada sertifikat boleh, tidak ada sertifikat juga boleh. Yang penting lahannya betul-betul milik petani. Hanya cukup dibuktikan dengan surat keterangan kepala desa. Itu pun boleh menyusul,” kata Bambang.

    Bahkan kalau punya pinjaman di bank, petani tetap bisa mengikuti program peremajaan. Kalau lahannya masuk dalam kawasan hutan, maka pihaknya akan mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dilakukan pelepasan. “Bahkan, jika ada kebun yang belum bersertifikat, dibantu disertifikatkan,” katanya.