Beranda Berita utama PKS Ngotot Minta Jatah Posisi Cawapres

    PKS Ngotot Minta Jatah Posisi Cawapres

    22
    0

    Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap ngotot meminta jatah posisi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. Permintaan ini ditegaskan kembali setelah Partai Gerindra secara resmi mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Permintaan ini menjadi salah satu syarat koalisi PKS untuk mendukung Prabowo dan Gerindra dalam Pilpres 2019.

    Ketua Umum PKS Sohibul Iman menyampaikan bahwa hal tersebut adalah persyaratan yang diajukan PKS untuk mendukung Prabowo maju di Pilpres tahun depan.

    “Kami sudah menyodorkan sembilan nama yang kami miliki, dan Pak Prabowo sudah tahu nama-nama ini. Kami sampaikan ke Pak Prabowo, kalau Gerindra ingin berkoalisi dengan PKS, maka salah satu syaratnya, PKS minta cawapres diambil dari sembilan nama itu,” ujar Sohibul di PP Muhammadiyah di Jakarta pada 12 April 2018.

    Sohibul mengaku tidak ingin berandai-andai jika Prabowo malah tidak menjadikan kader PKS sebagai cawapres. Menurut Sohibul, sebagai Presiden PKS, dirinya saat ini sedang berusaha keras supaya keputusan majelis syuro agar kader PKS menjadi cawapres, bisa terlaksana. “Saya kan berjuang bagaimana salah satu kader PKS jadi cawapres,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Sohibul mengaku senang dengan deklarasi yang dilakukan Prabowo di Hambalang Rabu kemarin, 11 April 2018. Pasalnya, PKS sebagai oposisi pemerintah itu selalu menginginkan adanya pesaing bagi petahana Joko Widodo.

    “Dengan deklarasi Prabowo, berarti sudah terpenuhi apa yang diinginkan PKS. Jadi PKS senang,” ujar Sohibul.