Beranda Berita utama Polisi Diminta Tangkap Penyebar Hoax Surat Suara Pemilu

    Polisi Diminta Tangkap Penyebar Hoax Surat Suara Pemilu

    16
    0

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta kepolisian menindak tegas penyebar hoax tentang surat surat pemilu sudah dicoblos. Kabar palsu ada tujuh kontainer surat suara tercoblos ini ramai di media sosial setelah diposting beberapa akun meski kemudian dihapus.

    Beberapa akun Twitter yang memposting hoax ini lalu menghapusnya antara lain @AndiArief_ dan @ustadtengkuzul dan beberapa akun lain seperti @bagnatara1 yang masih terus ditelusuri.

    “Saya ingin menyampaikan pada pihak keamanan, pihak kepolisian, untuk melacak, mencari, siapa yang menyebarkan dan membuat rekaman suara ini (informasi 7 kontainer surat suara tercoblos),” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta pada 3 Januari 2019.

    Arief juga meminta pihak yang menuliskan tentang kabar bohong itu ditindak tegas dan diproses secara hukum.Penyebar informasi surat suara tercoblos adalah orang jahat yang ingin menggangu jalannya Pemilu. Arief juga menilai para penyebar kabar bohong itu ingin mendelegitimasi penyelenggaraan Pemilu.

    “Kami akan lawan itu! Jadi kami sangat berharap pelakunya segera bisa ditangkap,” tegas Arief. Informasi soal adanya kabar tujuh kontainer surat suara tercoblos beredar dari banyak sumber. Ada yang melalui rekaman suara, hingga potongan tulisan yang beredar. Arief tidak merinci pihak-pihak dimaksud.

    Informasi itu dicuitkan Andi sekira pukul 20.05 WIB dan sudah dimuat di salah satu media online nasional. Namun beberapa saat kemudian, Andi menghapus tweet tersebut.