Beranda Internasional Presiden Baru, Gambia Tak Lagi Negara Islam

Presiden Baru, Gambia Tak Lagi Negara Islam

44
0

Negara Gambia tidak lagi Negara Islam. Presiden baru Gambia, Adama Barrow menghapus kata Islam itu. Dia mengembalikan status Gambia sebagai negara sekuler.

Negara ini semula memang negara sekuler. Tapi di tahun 2015, Yahya Jammeh menjadikannya negara Islam, Republik Islam Gambia.

Ketika Jammeh kalah pemilu Desember 2016, maka pasukan koalisi Afrika Barat memaksanya untuk mengundurkan diri. Namun penguasa 22 tahun itu menolak, yang akhirnya dia melarikan diri ke pengasingan.

Saat konferensi pers pertamanya, Barrow menyebut, bahwa dia akan segera merombak lembaga pemerintah agar lebih efektif.

”Aturan hukum akan jadi dalam urutan hari,” ungkapnya.

Dan dalam kesempatan itu Barrow mengatakan, bahwa Gambia tidak lagi menjadi Negara Islam.

”Untuk semua orang, dan rekonsiliasi total. Jika orang berdamai, itu akan menyatukan semua orang. Dan kami ingin pemerintah saya melihat semua bidang dan akan ada perombakan total dari sistem,” katanya yang dilaporkan IB Times.